Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palu selain mempunyai Dosen-Dosen senior yang bergelar Doktor dan berkompeten, juga memiliki Dosen muda yang masih di bawah usia 35 tahun. Penasaran? Yuk. kita bahas satu per satu.

  1. Dr. Muliadi, SH.,MH

Dosen muda yang pertama adalah Muliadi. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang aktif dan sudah mengantongi gelar Doktor di usianya masih 34 Tahun. Ia merupakan Dosen dengan bergelar Doktor termuda di lingkungan Unismuh Palu, dan sudah menulis satu buku yang berjudul “Hukum dan Hak Asasi Manusia” pada tahun 2019. Pantas rasanya jika Dosen muda satu ini dikenal luas di kalangan akademisi Sulawesi Tengah.

Pak Mul (sapaan akrab rekan Dosen kepadanya) mengajar di bidang ilmu Hukum Internasional dan merupakan lulusan S3 dari Universitas Muslim Indonesia Makassar. Sebelum meraih S3, pria kelahiran Dampal 19 April 1987 ini telah memperoleh gelar S2 pada Universitas Padjadjaran Bandung dan S1 di Universitas Tadulako Palu.

Selain itu sering pula banyak mahasiswa yang langsung tegang ketika dosen muda ini menjadi pengawas ujian. Menurutnya hal ini wajar, karena Ia sendiri paham teknik mencontek di kalangan mahasiswa. Sehingga sangat mudah baginya mengetahui mahasiswa mana yang mencontek dan yang tidak. Terlepas dari itu, Ia adalah dosen yang sangat peduli pada mahasiswa, khususnya pada Penelitian (jurnal) maupun Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa. Ia selalu mendorong dan memberi semangat kepada mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Dosen yang selalu terlihat kompak dan harmonis bersama keluarga kecilnya ini, bahwa di dunia pendidikan, mahasiswa adalah agent of change (agen peubahan) yang bisa mengubah lingkungan masyarakat di sekitarnya menjadi lebih baik.  Di era revolusi industri 4.0 sekarang ini, mahasiswa bisa melakukan pengabdian masyarakat dengan mudah karena didukung oleh teknologi informasi untuk mengumpulkan banyak data terkait jenis, strategi, hingga wilayah yang cocok untuk melakukan pengabdian masyarakat.

2. Mohammad Nafri, SH.,MH

Dosen muda berikutnya adalah Mohammad Nafri, sosoknya yang sekilas selalu terlihat santai ternyata akan tampak sangat berbeda ketika sudah mengajar mahasiswa di depan kelas. Ia adalah Dosen muda yang mengajar di bidang ilmu hukum perdata dan merupakan lulusan S1 dan S2 dari Universitas Tadulako Palu.

Pak Naf (sapaan mahasiswa kepadanya) menjabat sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Unismuh Palu hingga sekarang ini dan Ia merupakan Ketua Prodi muda di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palu.

Pria kelahiran 24 Desember 1990 ini mempunyai hobby traveling loh!. Hal ini terlihat pada foto-foto treveling di akun instagram pribadinya bernama @mohnafrii yang hingga saat ini sudah mencapai 4.5K followers. Pada akun tersebut hampir sebagian besar postingannya diwarnai dengan foto– foto yang aesthetic saat traveling.

Sebagai seorang dosen yang masih muda, Ia pun aktif menulis buku, buku yang telah terbit antara lain “Pengantar Hukum Perdata” dan sekarang akan merampungkan buku yang berjudul “Pengantar Hukum Bisnis”. Menurutnya menulis adalah sarana untuk self expression. Aktivitas menulis pada dasarnya memungkinkan kita untuk bisa mengekspresikan pikiran dan keinginan. Sebagai manusia, tentu kita dianugerahi hati dan akal untuk bisa merasakan apa yang kita lihat, dengar dan rasakan atas berbagai fenomena yang terjadi di sekitar kita. Menjadi sia-sia ketika semua perasaan dan pikiran kita hanya terpendam di dalam diri kita sendiri tanpa diekspresikan melalui tulisan.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa bahwa kuliah tidak hanya untuk memperoleh ilmu bidang hukum saja, tetapi juga untuk membangun etika dan karakter dalam bersosialisasi, untuk itu harus tetap semangat dan never give up serta jangan lupa selalu bersyukur apa  yang kita miliki sekarang. Menurutnya “bersyukurlah atas kekurangan kita, karena itu yang membuat kita tidak sombong, dan bersyukurlah atas kelemahan kita, karena itu yang membuat kita untuk terus belajar”.

3. Muh. Rizki Syafaat, SH.,MH

Dosen muda berikutnya yang dimiliki oleh fakultas hukum Unismuh Palu adalah Muh. Rizki Syafaat. Pria kelahiran 27 Oktober 1989 ini adalah dosen muda yang mengajar di bidang ilmu hukum perdata dan merupakan lulusan S1 Universitas Tadulako sedangkan gelar S2 didapatkannya pada Universitas Islam Jakarta.

Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang religious dan aktif mengajak masyarakat tanpa riba, bahkan di lingkungan fakultas hukum seringkali dipanggil sebagai Ustad anti riba. Ia bahkan aktif di sebuah organisasi Indonesia Bebas Riba (IBR) Sulawesi Tengah. Menurutnya “ketika Allah meminta kita untuk meninggalkan riba, kita menganggapnya bahwa Allah sedang memberikan masalah, padahal Allah sedang memberikan solusi kepada kita”. Pesannya cukup singkat tapi nancep di hati, guys!

Sebagai seorang dosen yang masih muda, Ia pun aktif menjadi seorang pebisnis. Hal ini terlihat pada beberapa usaha yang dimilikinya antara lain Apotek Alkahfi, Alvarizqi Property, Geisha Perfumes dan Alkahfi Konsultan & Jasa. Beberapa nama usahanya terisnpirasi dari nama anak-anaknya yaitu, Alka, Alya dan Alva.

Pak Rizki (sapaan mahasiswa kepadanya) hingga saat ini aktif pada Joonbi Takewondo Club (JIC) Kota Palu, dan pernah membuka kelas privat taekwondo sebagai pelatih pada tahun 2017 – 2019.

4. Abdul Manan, SH.,MH

Dosen muda selanjutnya adalah Abdul Manan. Pria kelahiran 7 Maret 1989 ini adalah dosen muda yang mengajar di bidang ilmu hukum pidana dan merupakan lulusan S1 Universitas Tadulako sedangkan gelar S2 didapatkannya pada Universitas Airlangga Surabaya.

Ia dikenal sebagai sosok yang terlihat santai dan humoris, walaupun terlihat humoris, ternyata akan tampak sangat berbeda ketika Ia sudah mengajar mahasiswa di depan kelas. Ia mengatakan adakalanya kita serius dan ada kalanya kita bercanda, tetapi kita tetap memposisikannya pada waktu yang tepat dan tempat yang tepat.  Menurutnya bercanda itu boleh, asal tidak berlebihan, tidak menyakiti perasaan serta memahami situasi dan kondisi. Jangan sampai obrolan kita memunculkan kebencian dan perselisihan hanya karena canda yang terlalu berlebihan dan tidak sesuai situasi dan kondisi.

Pak Manan (sapaan mahasiswa kepadanya) menjabat sebagai Ketua Laboratorium pada Fakultas Hukum Unismuh Palu hingga sekarang ini. Ia sangat aktif memberikan pendidikan dan pelatihan mengenai Praktik Peradilan Semu untuk kemahiran dan keterampilan hukum serta pengembangan ilmu hukum pada mahasiswa.

Menurutnya Labaratorium Hukum adalah jantung di Fakultas Hukum yang dapat memompa sirkulasi aliran teori (Das Solen) untuk dapat diaplikasikan dalam kehidupan yang nyata (Das Sain) sehingga dengan demikian hukum tidak hanya dipahami sebagai norma tertulis yang kaku, tetapi hidup dan berkembang seiring dengan dinamika perkembangan kehidupan itu sendiri.

5. Moh. Didi Permana, SH.,MH

Satu lagi Dosen muda yang dimiliki oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palu yakni Mohammad Didi Permana. Pria kelahiran 16 Juli 1991 ini adalah merupakan dosen termuda di Fakultas Hukum Unismuh Palu. Ia lulusan S1 Universitas Tadulako dan S2 pada Universitas Muhammadiyah Malang.

Pak Didi (sapaan mahasiswa kepadanya) adalah sosok yang cool, aktif dan mudah menjalin keakraban dengan orang lain. Menurutnya “sebuah kebahagiaan itu tercipta bukan hanya dari harta dan tahta, tapi sesederhana menjalin pertemanan yang mampu membuat kita bahagia”.

Saat ini Ia menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengkajian, Konsultan dan Bantuan Hukum Universitas Muhammadiyah Palu. Melalui lembaga tersebut Ia pun aktif bersama mahasiswa memberikan layanan konsultasi dan pelayanan Hukum bagi civitas akademika Unismuh Palu dan masyarakat umum. Selain itu, juga mengadakan dan mengkoordinir penyuluhan Hukum kepada masyarakat, baik langsung di tengah masyarakat maupun melalui media online. Sebagai dosen yang milenial, Ia pun tak kalah aktif dengan Dosen Mohammad Nafri dalam bermedia sosial. Dosen pemilik akun instagram @mohdidipermana ini sering berbagi kegiatan positifnya pada laman instagram pribadinya.

Itulah beberapa profil singkat Dosen muda nan kece yang dimiliki Fakultas Hukum Unismuh Palu. Melihat profil beberapa dosen muda di atas, apakah anda tertarik untuk kuliah di Fakultas Hukum Unismuh Palu? Tidak ada salahnya dicoba, selain akan menjadikan anda menjadi profesi hukum yang unggul dan Islami juga bisa menjadi media untuk mengabdi kepada masyarakat. /adm